5 Cara Menabung DP Rumah Bagi yang Baru Menikah - Mortgage Master Blog

5 Cara Menabung DP Rumah Bagi yang Baru Menikah


- by Admin Person
menabung-dp=rumah-3.jpg

Bagi pasangan muda yang baru menikah, membeli rumah merupakan salah satu kebutuhan yang paling mendesak untuk dipenuhi. Tak hanya karena rumah kerap menjadi simbol dimulainya sebuah keluarga baru, rumah juga menjadi fondasi kelangsungan keluarga karena fungsinya sebagai tempat tinggal.

Meski demikian, harga rumah yang terus melambung selama beberapa tahun terakhir membuat kita semakin sulit untuk membelinya. Bagi kalangan menengah ke bawah, bisa dibilang membeli rumah secara tunai saat ini sudah tidak mungkin. Itu sebabnya produk kredit pemilikan rumah atau KPR begitu populer.

Dengan adanya KPR, kini masyarakat tak perlu lagi mengumpulkan uang setara 100% harga rumah yang diincar. Cukup mengumpulkan uang muka alias DP (down payment), rumah pun sudah bisa menjadi milik dan langsung ditinggali. Sisa harga pembelian kemudian bisa dicicil setiap bulan lewat fasilitas pembiayaan ini.

Yang perlu dilakukan sekarang adalah menabung untuk DP agar impian memiliki rumah dapat terwujud. Bagi pasangan muda, ini tentu menjadi sebuah tantangan tersendiri. Tapi jangan khawatir, ini bukannya tidak mungkin. Berikut ini sejumlah tips menabung DP rumah dari Mortgage Master yang bisa Anda contek.

1. Tentukan target

Sebelum mulai menabung, hal pertama yang perlu Anda tentukan bersama pasangan adalah target. Berapa target tabungan yang ingin dicapai? Berapa lama target Anda untuk mengumpulkan tabungan tersebut agar rumah cepat terbeli? Tentunya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini Anda perlu melakukan hitung-hitungan terlebih dahulu.

Pertama, hitung berapa jumlah gaji Anda dan pasangan. Setelah itu, hitung jumlah pengeluaran tiap bulan. Dari situ baru Anda bisa menentukan berapa jumlah gaji yang bisa Anda sisihkan untuk membeli rumah. Jangan lupa juga memasukkan pos biaya tak terduga atau dana darurat agar ini tidak mengganggu tabungan rumah Anda di kemudian hari.

Setelah mengetahui jumlah uang bulanan yang bisa Anda sisihkan, Anda perlu menentukan juga budget rumah sesuai kemampuan. Dari perkiraan harga rumah ini, Anda bisa menghitung berapa jumlah tabungan yang perlu Anda kumpulkan untuk DP rumah. Sebagai referensi, bank biasanya menetapkan DP rumah sekitar 10% sampai 20% dari total harga rumah.

2. Batasi pengambilan kredit

Bagi pasangan muda yang baru menikah, kebutuhan hidup biasanya juga ikut meningkat. Sebut saja kebutuhan akan kendaraan, belanja bulanan, sampai tagihan utilitas seperti air dan listrik. Ironisnya, di fase ini, karier pun juga baru dimulai sehingga pemasukan pun terbatas. Di saat seperti ini, banyak orang yang kemudian melirik kredit atau pinjaman sebagai solusi.

Mengambil kredit untuk memenuhi kebutuhan sebenarnya sah-sah saja, selama dampak finansialnya sudah diperhitungkan dengan matang. Misalnya mengambil kredit motor untuk menunjang pekerjaan. Tapi untuk kredit konsumtif lain, seperti kartu kredit, kredit elektronik, atau kredit handphone, ini masih bisa dikesampingkan.

Perlu diingat bahwa cicilan kredit pada akhirnya akan mengurangi alokasi tabungan rumah Anda tiap bulan. Dengan begitu, pembelian rumah pun bisa terus tertunda. Celakanya lagi, harga rumah semakin lama semakin meningkat, sehingga akan semakin sulit pula bagi kita untuk mencapai target DP rumah yang diinginkan.

menabung-dp=rumah-4.jpg

3. Cari alternatif tempat tinggal termurah

Selama rumah belum terbeli, otomatis Anda harus mencari alternatif tempat tinggal sementara. Pilihannya banyak, mulai dari kosan, rumah kontrakan, sampai apartemen sewa. Meski demikian, perlu Anda pikirkan matang-matang mana pilihan yang paling ekonomis sehingga tabungan DP rumah cepat terkumpul.

Umumnya, kosan merupakan pilihan termurah jika dibandingkan dengan menyewa rumah atau apartemen. Anda bisa memilih kosan yang memang diperuntukkan bagi pasangan suami istri, sehingga fasilitasnya pun lebih mumpuni. Lokasi pun perlu diperhatikan. Sebaiknya pilih yang dekat dengan tempat kerja atau bahkan bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Dengan begitu, Anda tak perlu keluar uang tambahan untuk transportasi.

Apabila memungkinkan, Anda dan pasangan juga bisa menumpang tinggal di rumah orangtua atau mertua terlebih dahulu. Ini akan sangat membantu menekan pengeluaran Anda tiap bulan. Sebagai gantinya, Anda bisa berkontribusi dengan membayar biaya kebutuhan rumah, seperti air, listrik, atau belanja bulanan.

4. Buang gengsi untuk hidup hemat

Salah satu hal yang paling sulit dilakukan saat menabung adalah menahan godaan dari hal-hal yang konsumtif. Umumnya hal-hal ini berkaitan dengan gaya hidup atau sekadar menunjang gengsi semata. Misalnya, sering makan di restoran mahal, kumpul dengan teman-teman di kafe mentereng, membeli smartphone mahal dengan cicilan, dan sebagainya.

Pengeluaran-pengeluaran semacam ini bukanlah untuk memenuhi kebutuhan primer, sehingga sangat bisa dieliminasi demi menambah tabungan DP rumah. Oleh karenanya, jika Anda ingin cepat memiliki rumah pribadi, wajib hukumnya untuk mengerem pengeluaran konsumtif seperti yang disebutkan di atas.

5. Ambil pekerjaan sampingan

Cara yang satu ini adalah cara paling ampuh untuk menabung DP rumah dengan cepat. Agar tabungan lekas terkumpul, Anda bisa memperbesar alokasi untuk pos ini setiap bulan. Lalu bagaimana jika gaji pas-pasan? Menambah pemasukan dari pekerjaan sampingan merupakan salah satu solusinya.

Beruntung dengan kemajuan teknologi saat ini, ada banyak bidang pekerjaan yang bisa Anda lakoni dengan menjadi pekerja lepas atau freelancer. Anda bisa mencari pekerjaan semacam ini di situs-situs pekerja lepas.

Mulai dari desainer grafik, penulis, web developer, programmer, hingga agen asuransi, kini bisa ditekuni tanpa harus menjadi pekerja penuh waktu. Jika Anda memiliki skill seperti ini, maka tak ada salahnya mencoba demi mendapat penghasilan tambahan.

Menabung DP rumah memang bukan hal yang mudah, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Dengan kebutuhan yang meningkat, tentunya ini menjadi sebuah tantangan bagi kita. Namun, dengan strategi yang tepat dan konsistensi, tabungan DP rumah pasti bisa terkumpul. Semangat ya!

Posted in Rumah dan Properti on Oct 04, 2022