6 Biaya Hidup di Apartemen yang Wajib Diketahui Calon Penghuni - Mortgage Master Blog

6 Biaya Hidup di Apartemen yang Wajib Diketahui Calon Penghuni


- by Sintha Clara Sianipar
cozy-living-room-interior-with-panoramic-window (1).jpg

Rumah tapak dan apartemen merupakan pilihan hunian yang bisa dibilang paling populer di Indonesia. Keduanya menawarkan keunggulan masing-masing yang menjadi daya tarik untuk segmen pasar tertentu. Namun jika Anda lebih berminat untuk tinggal di apartemen, ada sejumlah biaya yang wajib Anda ketahui agar keuangan tidak kaget.

Bila dibandingkan dengan rumah tapak, apartemen memberikan sejumlah keunggulan, di antaranya fasilitas yang lebih lengkap, lokasi yang umumnya lebih strategis, serta pengalaman hidup yang lebih simpel. Meski demikian, apartemen juga memiliki beberapa kelemahan, salah satunya yang paling jelas adalah biaya hidup yang lebih tinggi ketimbang rumah tapak.

Sudah jadi rahasia umum bahwa biaya hidup di apartemen jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan rumah tapak. Selain karena fasilitas yang ditawarkan lebih lengkap, konsep apartemen yang berupa gedung tinggi dan terdiri atas ratusan unit di dalamnya membutuhkan perawatan serta pengelolaan yang lebih intens dari rumah tapak.

Agar keuangan tidak kaget, mari ketahui dulu biaya-biaya apa saja yang akan Anda keluarkan jika menghuni apartemen. Berikut ini di antaranya.

  1. Biaya sewa Jika Anda tinggal di apartemen sewa, maka sudah pasti biaya sewa akan menjadi salah satu elemen pengeluaran tiap bulan. Biaya sewa ini skemanya bermacam, macam tergantung kesepakatan dengan pemilik unit. Ada biaya sewa yang harus dibayar secara tahunan, bulanan, atau bahkan harian. Sebelum menandatangani perjanjian sewa, sebaiknya Anda memastikan dulu skema biaya sewa ini agar perencanaan keuangan tidak terganggu.
  2. Biaya utilitas Biaya utilitas seperti air, listrik, dan gas juga akan menjadi pengeluaran rutin ketika Anda tinggal di apartemen. Namun berbeda dengan rumah tapak, biaya air dan listrik di apartemen biasanya lebih mahal, bahkan bisa sampai dua kali lipat. Sebaiknya cari tahu soal biaya-biaya utilitas ini ke tetangga di unit-unit samping apartemen Anda untuk memastikan bahwa ini tidak akan membebani keuangan Anda ke depannya.
  3. Biaya perawatan gedung Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tinggal di apartemen artinya Anda menempati satu gedung vertikal yang dihuni bersama dengan ratusan penghuni lain. Dengan kata lain, Anda pun harus turut berkontribusi dalam merawat dan menjaga kondisi gedung apartemen. Untuk itulah ada biaya perawatan atau maintenance.

Biaya ini akan digunakan oleh pengelola gedung untuk memperbaiki, merenovasi, dan memelihara segala sarana dan prasarana apartemen. Misalnya untuk merawat lift agar tetap berfungsi dengan baik, menjaga kelayakan perlengkapan olahraga di gym, atau menjaga kebersihan area komplek apartemen.

  1. Biaya keamanan Salah satu keunggulan lain dari apartemen adalah sistem keamanannya yang ketat. Tak hanya dilengkapi dengan personil keamanan yang lengkap, teknologi yang diterapkan dalam sistem keamanan apartemen juga biasanya lebih canggih ketimbang komplek perumahan, mulai dari kamera CCTV, sistem smart card untuk memasuki gedung dan unit, sampai akses gerbang yang hanya bisa dilalui oleh penghuni.

Sistem keamanan yang canggih ini tentunya tidak gratis. Untuk memastikan bahwa komplek apartemen dan penghuninya selalu aman 24 jam, pengelola gedung biasanya akan memungut uang keamanan dari para penghuni. Uang keamanan ini umumnya dipungut tiap periode tertentu, misalnya bulanan atau tahunan.

  1. Biaya parkir Gedung apartemen biasanya dilengkapi dengan lahan parkir yang luas untuk para penghuni. Meskipun ada beberapa apartemen yang membebaskan biaya parkir, tapi tak jarang juga pengelola gedung yang menetapkan tarif parkir untuk tiap kendaraan yang dimiliki penghuni. Sebaiknya pastikan dulu bagaimana kebijakan soal biaya parkir ini saat Anda berniat menghuni apartemen.
  2. Biaya lain-lain Setiap apartemen memiliki kebijakan masing-masing terkait dengan biaya-biaya yang dikenakan kepada penghuni. Oleh karena itu, sebaiknya mempersiapkan diri dengan bertanya sedetail mungkin kepada pihak manajemen apartemen soal hal ini. Dengan begitu, Anda tidak akan kaget dan keuangan pun tidak terganggu setelah menempati unit Anda. Tips memilih apartemen terbaik Jika Anda merasa bahwa biaya-biaya yang berlaku di apartemen tidak akan mengganggu perencanaan keuangan Anda, maka kini saatnya memilih apartemen terbaik. Berikut ini sejumlah tipsnya:
  3. Cek lokasi Pilihlah lokasi yang strategis dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Dekat dengan tempat kerja, sekolah, fasilitas umum, pusat perbelanjaan, dan akses transportasi umum yang baik akan membuat hidup Anda lebih nyaman.
  4. Periksa fasilitas Tinjau fasilitas yang ditawarkan oleh kompleks apartemen, seperti keamanan 24 jam, kolam renang, pusat kebugaran, area bermain anak, ruang serbaguna, dan lain-lain. Pilihlah yang sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan Anda.
  5. Periksa sistem keamanan Pastikan apartemen memiliki sistem keamanan yang baik, termasuk sistem pengamanan gedung, CCTV, dan petugas keamanan.
  6. Cek kondisi gedung ​​Periksa kondisi fisik bangunan, termasuk kualitas konstruksi dan perawatan umumnya. Pastikan tidak ada masalah besar seperti kebocoran atau kerusakan yang signifikan. Anda juga bisa tanyakan kepada penghuni sekitar unit Anda soal pemeliharaan dan pengelolaan gedung, apakah dilakukan secara rutin atau tidak.
  7. Lihat transportasi dan aksesibilitas Pertimbangkan aksesibilitas ke transportasi umum, jalan raya, dan jalan arteri utama. Ini akan memengaruhi kemudahan perjalanan Anda sehari-hari.
  8. Cek lingkungan sekitar Amati lingkungan sekitar apartemen. Apakah lingkungannya aman, bersih, dan nyaman? Apakah ada toko-toko, restoran, atau fasilitas lain yang Anda butuhkan?
  9. Cek kelengkapan dokumen Pastikan Anda memeriksa semua dokumen legal yang terkait dengan pembelian atau penyewaan apartemen, termasuk perjanjian sewa atau hak milik. Pastikan semua dokumen ini lengkap dan asli. Jika perlu, Anda bisa meminta bantuan notaris untuk memeriksa keabsahan semua dokumen apartemen ini.
  10. Ketahui aturan dan kebijakan yang berlaku Tiap apartemen pasti memiliki peraturan dan kebijakan tertentu yang wajib dipatuhi oleh penghuninya. Sebelum menyewa atau membeli apartemen, pastikan segala peraturan yang ditetapkan tidak mengganggu atau bertentangan dengan gaya hidup Anda. Misalnya, jika Anda memiliki hewan peliharaan, pastikan bahwa tidak ada larangan memelihara binatang di dalam unit.

Ingatlah untuk melakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan dan jika memungkinkan, kunjungi apartemen secara langsung sebelum mengambil keputusan akhir.

Posted in Rumah dan Properti on Dec 15, 2023