Mulai Hari Ini! Bisnis Properti untuk Pemula. Banyak Untungnya, Nol Rupiah Modalnya! - Mortgage Master Blog

Mulai Hari Ini! Bisnis Properti untuk Pemula. Banyak Untungnya, Nol Rupiah Modalnya!


- by Tamara Putri
iStock-1093900326.jpg

Memulai bisnis adalah suatu hal yang seringkali dihindari seseorang karena umumnya menggunakan modal sebagai suatu langkah awal. Berbeda dengan bisnis yang satu ini, untuk memulainya Anda hanya dibutuhkan keahlian dalam komunikasi. Bisnis apa sih? Yup! Bisnis properti. Bisnis tersebut pun bisa Anda mulai dari sekarang dengan modal nol rupiah. Namun bagaimana ya caranya? Simak yuk ulasan lengkap berikut ini dari bagaimana memulainya hingga apa saja keuntungan yang akan Anda dapatkan bagi pemula.

Kenapa bisnis properti?

Hal pertama yang harus dibahas adalah kenapa bisnis properti? Yes, karena bisnis properti memiliki beberapa poin yang bisa menjadi potensi Anda dalam memulai bisnis tersebut. Contohnya seperti tidak membutuhkan modal yang banyak, cocok untuk berbagai kalangan, serta punya potensi yang menjanjikan. Beberapa hal tersebut bisa menjadi alasan kenapa Anda harus memulai bisnis di bidang properti ini. Mau tau lebih lanjut? Simak ulasan di bawah ini ya!

1. Tidak membutuhkan modal yang banyak

Banyak anggapan memulai bisnis properti memerlukan sejumlah modal yang besar. Iya, jika anda menjadi developer ataupun menyewakan properti seperti kost-kostan ataupun menyewakan hunian lainnya. Namun, untuk menjalani bisnis properti tidak hanya sebatas menjadi developer atau sewa-menyewa properti. Anda bisa mencari peluang bisnis properti dengan menjadi perantara atau broker serta bekerja sebagai agen properti. Agen properti memiliki 2 (dua) tipe agen properti, yaitu:

  • Agen Properti di Kantor Real Estate Agent, menjadi agen properti di kantor real estate agent tentu memiliki berbagai keuntungannya tersendiri. Sebagai contoh, Anda akan mendapatkan dukungan perusahaan agen properti dalam proses jual-beli atau sewa-menyewa properti dengan lisensi resmi sebagai agen properti yang profesional. Dengan cara tersebut, Anda mendapatkan kemudahaan dalam proses jual beli properti karena Anda membawa nama besar perusahaan agen properti, mendapatkan dukungan akan media promosi offline dan online. Serta pada perusahaan agen properti tertentu, Anda akan mendapatkan insentif berupa pendapatan tetap. Selain itu, jika agen properti tersebut tercatat sebagai anggota Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI). Anda bisa mendapatkan informasi seputar peluang usaha properti dengan menjadi agen properti profesional. Wah menarik bukan?

  • Agen Properti Independen, selain bergabung pada kantor agen properti, Anda bisa menjadi perantara atau broker independen. Keunggulannya adalah Anda bisa mendapatkan komisi penjualan secara utuh tanpa adanya pembagian komisi pada perusahaan.

2. Cocok untuk berbagai kalangan

Bisnis ini bisa dilakukan berbagai kalangan dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan apapun yang Anda miliki. Anda hanya butuh kemauan yang kuat serta relasi yang luas dan kuat. Peluang ini selalu terbuka apalagi Anda tidak harus membutuhkan requirement khusus dalam menjalankan usaha properti. Sebagai rekomendasi, mungkin bisa dilakukan untuk ibu rumah tangga, mahasiswa-mahasiswi, karyawan serta profesional bisa menjalankan usaha properti dan membutuhkan uang tambahan.

3. Memiliki potensi yang menjanjikan

Meskipun terlihat hanya sebagai pekerjaan tambahan atau sampingan, bisnis ini pun memiliki peluang yang besar. Secara konsisten, industri properti tetap berjalan dalam situasi ekonomi apapun dan tidak pernah mengalami “kepunahan”. Terdapat beberapa peluang bisnis properti yang dapat Anda lakukan seperti yang telah kami sebutkan di atas, Anda bisa memilih opsi menjadi agen properti di kantor real estate agent atau agen properti independen.

Bagaimana memulai bisnis properti tanpa modal?

Selanjutnya adalah bagaimana memulainya? Poin-poin di bawah ini menjelaskan bagaimana langkah awal untuk memulai bisnis ini apalagi dengan modal nol rupiah yang bisa menjadi poin tambahan sebagai pemicu Anda untuk memulainya. Ikuti langkah-langkah untuk pemula di bawah ini ya!

1. Lakukan Riset terlebih dahulu

Hindari melakukan segala hal tanpa riset terlebih dahulu. Tak terkecuali dengan bisnis properti ini. Riset pasar berguna untuk mengetahui jenis-jenis properti yang sering dicari oleh konsumen. Lakukan klasifikasi berdasarkan harga, fasilitas infrastruktur dan lokasi properti, yang sangat berpengaruh dalam sewa atau jual-beli. Tidak perlu selalu survey ke lapangan jika ingin melakukan riset pasar. Cukup gunakan gadget yang Anda miliki dan lakukan secara online untuk menghemat waktu dan budget Anda.

2. Membangun dan koneksi dengan luas

Koneksi adalah yang terpenting dalam melakukan bisnis tersebut. Dengan koneksi yang luas dan kuat tentunya dapat memudahkan Anda untuk mendapatkan informasi seputar properti serta berkesempatan memiliki jaringan koneksi yang lebih besar dan beragam lagi.

3. Cari mitra bisnis yang tepat

Selain membangun koneksi yang luas dan kuat, Anda juga bisa melakukan co-broke. Apa itu co-broke atau cooperation broker? Yaitu, sebuah sistem kerjasama yang dilakukan oleh lebih dari dua orang agen properti dalam menjual properti tertentu. Dari Kerjasama tersebut nantinya Anda akan mendapatkan listing-listing dari agen properti lain dan berhak memasarkannya. So, peluang Anda mendapatkan konsumen semakin besar lho! Kerjasama ini bukan hanya sesame agen properti saja, melainkan bisa antar kantor agen properti dengan memanfaatkan database yang dimiliki masing-masing. Hal tersebut akan memudahkan Anda dalam melakukan penjualan properti bukan?

4. Rajin memasarkan listing

Listing-listing yang telah Anda dapatkan seperti panduan di atas harus Anda pasarkan dengan rajin agar dapat dimanfaatkan lebih efektif. Listing tersebut dapat Anda pasarkan melalui jejaring sosial Anda, koneksi-koneksi yang Anda punya, bahkan dari circle terkecil Anda sendiri. Kalau sudah ada calon pembeli, nanti anda bisa tawarkan alternatif properti yang sesuai dengan keinginan calon pembeli tersebut. Berilah info mengenai kelebihan listing Anda dibandingkan properti yang calon pembeli tersebut inginkan.

5. Bekerjasama dengan developer

Selain empat hal di atas, tidak ada salahnya jika anda juga memulai bekerjasama dengan developer khususnya untuk penjualan property primary. Jika biasanya anda menjual property secondary, Anda juga bisa menjual keduanya yang sama-sama menguntungkan. Dari hal tersebut, anda justru akan mendapatkan lebih banyak listing lagi untuk bekerjasama dengan developer membantu menjual produk-produk propertinya.

Apa saja keuntungannya?

Tentunya setelah beberapa poin penting di atas, bisnis properti memiliki beberapa keuntungan yang Anda dapatkan. Apa saja ya? Yuk baca ulasan di bawah ini!

1. Properti adalah kebutuhan primer semua orang

Seiring pesatnya pertumbuhan penduduk, maka kebutuhan terhadap properti residensial atau tempat tinggal juga semakin besar. Kita tahu kebutuhan primer manusia hanya tiga: pangan, sandang, dan papan. Papan alias hunian adalah properti. Untuk itu, bisnis jual beli hunian adalah bisnis dengan pasar yang sangat luas. Hal ini menyebabkan orang akan berjuang dengan segala kekuatan untuk dapat memiliki rumah atau hunian yang mereka butuhkan sehingga umumnya memiliki rumah adalah tindakan pertama yang dilakukan oleh seseorang jika ia memiliki cukup materi.

2. Nilai Jual Properti Selalu Naik

Harga jual properti yang selalu naik merupakan hal yang tidak dapat dipungkiri lagi. Sehingga hal tersebut dapat menjadi faktor keuntungan para pebisnis dalam bidang properti. Nilai properti ketika dijual Kembali pun masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga pembelian pertama. Nilai hunian akan semakin bertambah didukung dengan lokasi yang strategis, akses yang mudah dijangkau serta faktor lainnya. Bahkan, kondisi ekonomi sedang terpuruk sekalipun, kenaikan harga properti akan selalu lebih tinggi daripada tingkat inflasi.

3. Risiko kerugian yang cenderung rendah

Seringkali properti disebut sebagai aset yang memiliki minim rugi. Selain karena harga yang selalu meningkat tersebut, harga properti juga tidak memiliki perubahan naik turun harga yang cepat dalam periode waktu yang singkat karena dipengaruhi sejumlah faktor atau bisa disebut volatility. Tidak seperti instrumen investasi lain seperti saham, komoditas, atau valuta asing.

4. Bisa Dijadikan aset

Jika dikemudian hari properti anda sedang memiliki harga yang jatuh, jangan langsung pesimis. Harga akan kembali normal diikuti dengan permintaan pasar sehingga properti dapat dijadikan aset untuk masa depan karena mekanisme harga di pasar akan selalu mencari keseimbangan. So, don’t be panic ya!

5.Terlindung dari inflasi

Properti yang anda miliki memang membutuhkan biaya perawatan. Namun, jika anda menyimpan aset dalam bentuk uang, justru aset anda akan tergerus oleh inflasi. Sebagai contoh, uang seratus juta rupiah tahun ini akan semakin kecil nilainya dalam 10 tahun ke depan. Namun properti senilai seratus juta rupiah saat ini, akan makin naik harganya dalam 10 tahun nanti. Sebagai saran, jika anda memiliki aset properti sendiri dan belum ada yang membelinya saat anda pasarkan, mungkin anda bisa coba untuk menyewakan aset tersebut sebagai alternatif agar bisa sekaligus dirawat oleh penyewa nanti.

Nah, bagi anda yang kebetulan sedang mencari properti sebagai hunian atau investasi dengan penawaran dan suku bunga terbaik, konsultasikan bersama kami tim Mortgage Master! Untuk pendaftaran bisa berkunjung ke halaman Mortgage Master

Posted in Rumah dan Properti on Sep 05, 2022