Perhatikan 11 Hal Ini Ketika Membeli Rumah Lelang Bank - Mortgage Master Blog

Perhatikan 11 Hal Ini Ketika Membeli Rumah Lelang Bank


- by Sintha Clara Sianipar
hand-presenting-model-house-home-loan-campaign-min.jpg

Membeli rumah lelang bank merupakan salah satu cara efektif untuk mendapatkan hunian dengan harga miring. Dengan strategi yang tepat, kita bisa memperoleh rumah bekas atau secondhand yang kondisinya masih baik dan harganya pun cocok di kantong. Menarik, bukan?

Mengikuti proses lelang rumah dari bank bisa dibilang memang bukan cara yang umum dilakukan ketika mencari hunian impian. Selain karena belum banyak orang yang mengetahui cara alternatif ini, banyak juga yang ragu dengan kondisi rumah yang dilelang. Maklum, rumah yang dilelang adalah rumah bekas, bukan rumah baru dari pengembang properti.

Meski demikian, jika mencari dengan teliti, kita masih bisa menemukan rumah lelang dengan kondisi layak atau bahkan sangat baik. Bonusnya, harganya pun bisa jadi jauh lebih rendah dari harga pasaran. Jadi bagi Anda yang punya bujet ketat untuk membeli rumah, mengikuti proses lelang rumah dari bank bisa menjadi pilihan yang sangat patut dicoba. Mengenal proses lelang rumah bank Apa itu rumah lelang? Rumah lelang adalah rumah yang statusnya merupakaan sitaan oleh bank dari debitur yang tidak mampu melunasi utangnya. Misalnya, Pak Abdul berutang Rp 500 juta kepada bank dengan menjaminkan rumahnya. Maka ketika Pak Abdul tidak sanggup melunasi utang tersebut sampai jangka waktu yang disepakati, bank berhak untuk menyita rumah yang dijaminkan Pak Abdul tersebut.

Rumah seperti Pak Abdul inilah yang akan dilelang oleh bank, dan kita sebagai masyarakat bebas mengikuti proses lelang tersebut. Tentu saja peserta lelang akan terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, baik itu individu maupun organisasi. Jadi belum tentu kita akan mendapatkan hunian yang kita inginkan dengan harga yang kita inginkan meskipun kita menjadi peserta lelang.

Jika banyak peserta lelang yang berminat dengan rumah incaran kita, bukan tidak mungkin harganya jadi tinggi dan melampaui bujet kita. Namun jika kita beruntung, kita bisa mendapatkan rumah yang kita inginkan dengan harga yang ramah di kantong. Tips membeli rumah lelang bank Mengikuti proses lelang rumah bank membutuhkan strategi tersendiri agar bisa mendapatkan hasil yang optimal. Terutama bagi yang belum pernah mengikuti proses ini, pastinya masih bingung dan meraba-raba soal keseluruhan prosesnya. Jangan khawatir, berikut ini Mortgage Master akan bagikan sejumlah tips agar Anda bisa untung maksimal.

  1. Pilih dan tentukan rumah Pertama-tama, tentukan dan pilih rumah-rumah lelang yang paling menarik minat Anda, baik dari segi lokasi, kondisi bangunan, sampai perkiraan harganya. Anda bisa melihat rumah-rumah lelang bank dari berbagai sumber, di antaranya dari situs sejumlah bank ini:

Bank BNI: https://lelangagunan.bni.co.id/

Bank BRI: https://infolelang.bri.co.id/

Bank Mandiri: https://lelang.bankmandiri.co.id/

Bank BTN: https://rumahmurahbtn.co.id/

Selain melalui situs bank di atas, Anda juga bisa mengunjungi situs Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Situs milik pemerintah pusat ini menampilkan daftar rumah lelang dari berbagai bank di Indonesia, dan Anda pun bisa langsung mengikuti proses lelang di situs tersebut lewat e-lelang.

  1. Riset dan kaji pasar Setelah memilih sejumlah kandidat rumah yang menarik bagi Anda, lakukan riset tentang pasar properti di daerah tersebut. Periksa harga pasar untuk properti serupa di sekitar lokasi rumah yang akan dilelang. Hal ini akan membantu Anda mengetahui nilai properti dan menentukan penawaran yang masuk akal.
  2. Periksa kondisi rumah Sebelum lelang, cobalah untuk melihat kondisi rumah secara langsung. Jika memungkinkan, lakukan pemeriksaan menyeluruh atau mintalah bantuan jasa appraiser atau penilai properti profesional untuk memeriksa keadaan fisik rumah. Hal ini akan membantu Anda menentukan apakah ada kerusakan atau masalah tersembunyi yang perlu diperbaiki.
  3. Cari informasi tentang utang atau status hukum Pastikan Anda memahami kondisi keuangan dan status hukum properti tersebut. Periksa apakah ada utang atau masalah legal yang terkait dengan rumah tersebut. Anda dapat meminta bantuan seorang pengacara properti untuk membantu Anda mengevaluasi status legalitas rumah yang akan dilelang.
  4. Tentukan batas harga Tentukan batas harga maksimal yang mampu Anda keluarkan untuk membeli rumah lelang. Tetapkan anggaran yang realistis dan patuhi batas harga yang telah Anda tentukan. Jangan terjebak dalam persaingan tawaran dengan pembeli lain yang mungkin menaikkan harga melebihi batas yang Anda tetapkan.
  5. Cek persyaratan lelang Periksa persyaratan lelang yang ditetapkan oleh bank atau lembaga yang mengadakan lelang. Anda mungkin perlu mendaftar atau mengajukan dokumen tertentu sebelum dapat mengikuti lelang. Pastikan Anda memahami dan memenuhi persyaratan tersebut.
  6. Gunakan jasa profesional Jika Anda merasa tidak yakin atau tidak memiliki pengalaman dalam membeli rumah lelang bank, pertimbangkan untuk menggunakan jasa agen properti atau perusahaan lelang yang berpengalaman. Mereka dapat membantu memandu Anda melalui proses tersebut dan memberikan rekomendasi terbaik.
  7. Segera lakukan riset dan penawaran Jika Anda menemukan rumah lelang yang menarik, segeralah melakukan riset pasar, survei rumah, dan mengajukan penawaran. Rumah lelang sering kali menarik minat banyak pembeli, jadi jangan menunda-nunda proses penawaran jika Anda tertarik.

Melakukan riset sebaik mungkin sebelum penawaran merupakan hal yang penting, karena ini akan menentukan nilai penawaran yang akan Anda ajukan. Tentunya Anda ingin mengajukan harga yang tepat jika ingin berhasil jadi pemenang lelang rumah yang Anda incar.

  1. Siapkan dana yang cukup Pastikan Anda memiliki dana yang cukup untuk membayar harga pembelian jika Anda memenangkan lelang. Anda juga perlu menyiapkan uang jaminan sebelum proses lelang berlangsung dan melakukan transfer dana ke rekening bank atau Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sebagai jaminan.

Besar uang jaminan berkisar antara 20-50% dari nilai limit lelang. Jadi pastikan bahwa Anda sudah memiliki uang tunai di rekening sebesar uang jaminan yang diperlukan sebelum memilih rumah lelang.

  1. Periksa dokumen secara teliti Jika tawaran Anda diterima, pastikan Anda memeriksa semua dokumen yang terkait dengan transaksi tersebut dengan cermat. Jika perlu, mintalah bantuan dari seorang pengacara properti untuk memeriksa dan memastikan semua dokumen dalam kondisi yang baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Bersabar dan fleksibel Proses pembelian rumah lelang bank bisa menjadi rumit dan memakan waktu. Bersabarlah dan bersiaplah untuk situasi yang mungkin berubah. Fleksibilitas adalah kunci, terutama jika Anda berencana memperbaiki atau memodifikasi rumah tersebut setelah pembelian.

Ingatlah bahwa membeli rumah lelang bank melibatkan risiko, sehingga penting untuk melakukan due diligence yang mendalam sebelum membuat keputusan pembelian. Dengan 11 strategi di atas, semoga Anda bisa berhasil mendapatkan rumah impian dari proses lelang rumah bank.

Posted in Rumah dan Properti on Sep 29, 2023